(Ga ikut) PNS? SO WHAT??


Setiba dirumah…

**Pada asik bongkar oleh-oleh dan ngobrol-ngobrol, keselip obrolan tentang tes cpns yang udah mulai buka pendaftaran.

Aku yang iseng pun sibuk browsing tentang kebenaran info tersebut, hasilnya pun nihil…

“Formasi belum keluar, udah pada ribet” gumamku dalam hati

“tang tung tang tung” bunyi BBM

Aku menerima beberapa pesan singkat dari teman-teman tentang keikutsertaanku untuk berpartisipasi mengikuti CPNS tahun ini, “Formasi belum keluar” jawabku singkat. Pengennya di “R” aja, hahaha (*becanda)

*Satu bulan berselang

Aku yang sedang sibuk mengurus ijazah hingga bolak balik SBY-Malang-Bengkulu-SBY-Bengkulu udah melebihi perjalanan dinas mentri,hahaha… capeknya :'(

Beberapa minggu kemudian lagi nyantai dirumah karena urusan udah kelar di Malang tinggal menanti kelulusan tes UKNI (Uji Kompetensi Ners Indonesia) yang sempat aku ikuti selama prosesi hilir mudik kemarin. Formasi CPNS pun keluar *yeeeeee… Sayangnya aku tak gembira. Aku berpikir, kenapa harus PNS?? Ibuku seorang PNS dan aku melihat betapa sulitnya sejahtera keluarga kalau kedua orang tua PNS semua, gadaikan gaji???tunjangan hari tua??masa depan cerah???(*Aku bangga dengan beliau, Love u Mom)

Aku yang melihat ibuku PNS yang sudah hampir 20th lebih gajinya tak sebanding dengan perjuangannya mencerdaskan anak bangsa. Ingin dihargai??Ya tentu saja, benar-benar pahlawan tanpa tanda jasa :'( hiks hiks mamaaa…Coba bandingkan di negara lain, betapa sejahtera dan dihargai seorang guru. Pabila ada orang yang berkata profesi guru itu tak ada garansinya dan tidak beresiko, seperti anak bodoh tidak menjadi pandai-pandai, guru tidak bisa dipersalahkan? Beda dengan dokter atau perawat bahkan bidan yang kerjanya berhubungan dengan nyawa dan kematian, salah diagnosa, salah obat, salah penanganan, meja hijau sudah menanti pertanggung jawaban. Tapi, itu hanya pendapat yang mendasar…

Menurut “gueh” apa pun profesi yang diemban seseorang semua memiliki tanggung jawab dan bagaimana koping individu untuk menekan resiko dari setiap pekerjaan. Mungkin seorang guru dianggap “remeh” tapi sadarkah kamu? siapa yang menjadikan kamu hingga kamu bisa menjadi “pandai”, siapa yang menjadikan kamu seperti saat ini menjadi seorang dokter?perawat?bidan? orang “besar”? Belajar dari mana kamu ilmu yang bermanfaat??

“Aku tak perlu guru, ada internet dan buku yang bisa ku pelajari”

Janganlah egois…itu semua adalah guru…walaupun dia berwujud benda, tapi seorang manusia yang menciptakan semua itu dan mereka menuangkan pengalaman dan penelitian mereka akan kehidupan kebenda yang kamu Tuhankan itu. *(fyuhh..emosi gweh)

**Kembali ke CPNS

Jujur saja, aku tidak mengikuti tes cpns tahun ini, bukan karena aku terlalu sombong…aku hanya ingin mencari kesuksesan dengan cara lain…dan orang tuaku mengerti akan itu. Aku pun tak mengelak, bahwa aku bisa sekolah dan mencapai tahap saat ini karena peran ibuku yang seorang guru PNS.

CPNS udah diperjual belikan??

Ya, banyak sekali desas-desus untuk menuai jalan pintas menjadi PNS, apa lagi kalo bukan “uang” dan itu tidak sedikit, bisa ratusan juta rupiah, tergantung tingkat pendidikan dan formasi yang ada. Dan itu masih ada? Ya tentu saja, hal itu sudah menjadi rahasia umum, siapa lagi pelakunya kalo bukan oknum instansi terkait.

“Kan ada juga yang murni, bisa lolos” (BANYAK!!!)

Ya, namanya rejeki…pasti ga bakal kemana. Kata Tuhan terjadi, maka terjadilah. Tapi, kalaupun kamu gagal bahkan berkali-kali gagal test, mungkin Tuhan menegurmu secara halus, kalau carilah rezeki dijalan yang berbeda. Toh, kamu ga bakal hina kalau “GA JADI PNS” yakinlah…yang penting niatmu baik, Insyallah Allah itu tidak pernah tidur dan selalu mendengarkan doa hamba-hambanya dan kamu diberikan jalan terbaik yang sudah dipersiakanNya untuk kamu :).

Bismilahirohmanirohim

WAMAN YATTA QILLAHA YAJ’AL LAHU MAKHROJA WA YARZUQUHU MIN HAITHU LA YAHTASIBU WA MAN YATAWAKAL ‘ALALLAHI FAHUWA HASBUHU INNALLAHA BAALIGHU AMRIHI QAD JA’ALALLAHU LIKULLI SYAI IN QADRAN.( QS: At-Thalaq ayat 2-3)

artinya:

Barang siapa yang bertaqwa kepada ALLAH SWT niscaya DIA akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberikannya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barang siapa yang bertawakal kepada ALLAH SWT niscaya ALLAH SWT akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya ALLAH SWT melaksanakan urusan (yang dikehendakin) nya. Sesungguhnya ALLAH SWT telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.

 

Bagaimana teman-teman semoga bermanfaat ya…Jangan merasa kecil dan hina karena “GA PNS” ya…hehehe..

Bismillahirohmanirohim…Yuk terus berusaha dan berdoa!!! ^_^

Si Gadis Mamah #Pulang Kampung


gambar dari http://fc02.deviantart.net/fs70/i/2011/303/f/0/pulang_kampung_by_enks86-d4efkk6.jpg

“Alhamdulilah, akhirnya sampai” ujarku menuruni anak tangga pesawat

“Hmm…sore yang terik” mataku sedikit menyipit melihat kesekeliling

***

Sebelum melanjutkan cerita ini, perkenalkan kembali…namaku dina. Ya, tak ada yang spesial dari namaku, ku tanya ortu saja mereka juga tak tahu artinya..tapi, ya sudahlah, daripada dipanggil “Hei”, “Si Anu” , “Woii” itu lebih parah lagi, ku syukuri saja namaku yang kuanggap indah ini. (namaku dina ya, bukan indah…).

Aku besar dalam sebuah keluarga sederhana yang terdiri dari mama,papa, adik dan kakak. Ibuku seorang kapiten#eh, maksudnya seorang guru SMA di kotaku, ayahku seorang pelaut#huahaha#, ayahku seorang dosen swasta di sebuah kampus. Aku anak ke tiga dari empat bersaudara…ya begitulah ceritanya…(bersambung).

***

Ini hari pertama aku menginjakkan kembali kaki ke kota kecilku tercinta “Bengkulu” setelah kurang lebih satu setengah taun merantau ke kota nan sejuk Malang Jawa Timur. Aku sangat kangen keluarga ku di Bengkulu, terutama si bujang kecil Naruto#eh hahaha…Narotama, dia adalah anak ke dua dari kakak perempuanku, dimana si bujang kecil sudah ku anggap seperti soulmateku sendiri, narotama ku panggil similikiti wawaw (jelek ya? ssst…jgn protes!!!) awal ku tinggal merantau waktu itu dia berumur 8 bulan, sekarang sudah masuk usia 2,4 th, sedang suka mengoceh, membeo dan (ngamuk terkadang anarkis),  hahaha..Lanjut cerita, aku sangat kangen “anakku” bagaimana dia sekarang.

“Ma, pa…aku ga sabar ketemu nalotama” ujarku sambil nyengir2 dibangku pesawat

Yaps, kedua orang tuaku datang untuk menghadiri yudisium profesi ku di Malang, bahagianya aku bertemu mereka yang selama ini (setaun setengah) cuma ngobrol lewat hape saja. Mama papa menginap dirumah sepupuku di surabaya, bibi cantik nan sexy aduhai “Cik Yanti” *ting ;)(*bagi duit cik,kan udh dipuji ,hahaha). Rumah bibiku di surabaya, jarak Surabaya-Malang sekitar 2 jam kalo gak macet*(dekat kan?heeee..). Biasalah suasana haru biru menyelimuti hari itu, aku yang cuma bisa senyam senyum aja dengar mereka bercerita walaupun dalam hati pengen peluk mama dan papa tapi malu sama bibi :D.

Singkat cerita, prosesi yudisiumpun telah selesai…keesokan paginya aku ikut orang tuaku pulang ke kampung halaman “Horeeey” senang donk,hehehe

“Din, ayo bangun…pesawat jam 7 ni” terdengar suara papaku yang khas banget

Aku lihat jam di hape menunjukkan pukul 4 subuh

“Subhanallah papa :(” aku meringis

Papa terkenal dikeluargaku sosok yang ONTIME banget, beruntungnya mama…hehehe..coba aja jaman sekarang mana ada cowok yang janjian jam 9 datang jam 8?? ga ada kan???ga adaaaa…#lah malah curhat#sudah lupakan…

Hiruk pikuk di rumah bibiku usai jam setengah 6 pagi, mobil melaju kencang diiringi dengan omelan papa dibangku depan, aku cuma ngangguk2 nanggapi omelan papa sembari memainkan hape yang mati (What!!)(Biar dibilang ada kerjaan :D). Dan benar saja emosi papa semakin memuncak ketika boarding :D, barang bawaanku seabrek dan berat/”sangat berat”, alhasil nambah bagasi, gara-gara ngantri kayak keong kita hampir ketinggalan pesawat. Kasian liat mama ga bisa lari :(, mama baru sembuh dari stroke :(* akh sedih. Seandainya aku spiderwomen pasti udah aku gendong mama sampai ke bengkulu*lah jika itu terjadi, papa pasti marah besar karna tiket pesawat kebuang sia-sia :D*untung aja. Di bangku pesawat cuma bisa diam*hening…cuma beberapa kata saja dan setelah itu…”Zzzzzz” (turu kabeh) sampai tiba di bandara fatmawati Bengkulu.

Horeeeeey…

“Alhamdulilah, akhirnya sampai” ujarku menuruni anak tangga pesawat

“Hmm…sore yang terik” mataku sedikit menyipit melihat kesekeliling

Sambil nunggu barang-barang bawaan, keseriusanku dibuyarkan dengan suara riuh dalam bandara

“Saya sudah bilang tadi” logat bule keindonesia2an, indonesia ke bule2an*ah pokoknya gitulah

“Kenapa koper saya acak2an gini isinya”

Itu bule marah-marah dengan petugas bandara sambil joged :-p*ga lah…karena penasaran aku dan mama menghampiri dan agak “kepo”, wih…bener aja tu koper berantakan. Isinya kayak nasi campur. (ada nasi, tempe, krupuk dan sayuran)

Perdebatan sengit pun bertambah panas…antara petugas bandara dan bule ayu yang bajunya belum selesai dijait, klwer sana klewer sini. Sibuk ngepoin bule jadi lupa barang-barang tadi, alhasil papa pun marah*again :D

“Ngapain liatin orang, ini bawa barang-barangnya” kata papa jutek

“Ma, udah telpon devy belom?” tanya papa

“Eh..di sms ga bales” jawab mama

Sebelum terjadi peperangan antara mama dan papa, aku pun langsung menelpon kk ku yang cantik itu bak syahrini (haseeeeeek#bagi duit yuk :-p)

“Yuk, dimana?” tanyaku

Ayuk= Kakak Perempuan

“Aku udah didepan nih” jawab kk ku cepat

Kami pun berjalan menuju parkiran sambil celingak clinguk

“Itu pa…disana” kataku sedikit menjerit

Ku lihat kk ku yang aduhai mendekati kami dan mengarahkan dimana letak mobilnya

(Sebelumnya salaman dululah…kan adek yang berbakti:hehehe)

“Wah,ga muat ini mah…” kataku kepada kk

“Kenapa bawa mobil ini!” suara papaku agak meninggi

Papa emosian seharian ini, mungkin karna lapar atau lagi dapet?(dapet ujian maksudnya)

“Iya, ini bapaknya giya (nama anak pertama kk ku) lagi dijalan mau kesini” tanggap kk ku tenang

Aku cuma bisa nyengir, karna barang bawaanku terlalu banyak bikin suasana jadi panas (maaf..maaf…buku kok isinya*alibi)

KK iparku pun tak lama tiba dan ikut membantu memasukkan barang-barang ke mobil.

“Kak, naro mana??” tanyaku penasaran

“Itu..” katanya sambil menunjuk kedalam mobil

Sedikit berlari dan berurai air mata (hadeeehh…drama bingit) aku menghampiri jendela mobil, kulihat disana sesosok anak laki-laki sedang tidur dengan lelapnya. Tanpa “babibu” aku langsung membuka pintu mobil dan menggendongnya Err…”Berat juga anak ini” (dalam hati)

Sepanjang jalan menuju rumah aku menciumi dan memeluk erat bujang kecil…ahhh…rindunyaaaa..

(Bersambung)

(Iya…beneran bersambung…ga usah enter2 deh :-p)

Hatimu (dimana)?


good byeGemuruh lagi…

Mendung pun tak menyapa

Gemuruh datang bersama petir

Rintik hujan disayap-sayap langit

 

Kau sungguh palsu

Harapan itu palsu…dan aku memakannya

Begitu susahnya aku menata hati

Ya, Sebelum kamu hadir…

Gemuruh pun menelan kata-kataku

 

Cahaya putih menghiasi langit

Terasa indah dikala hatiku mendung

Hatimu (dimana)??

Permainan apa ini?? Antara Hujan dan Petir??

 

Ya…Sebelum kamu hadir…

Luka itu masih ada..

Dan kau memperdalamnya dengan baik…

Hatimu (dimana)??

Juice Si “Mas Ganteng”


Assalammualaikum Dear,

Hari ini panas sekali dear…terik matahari membakar kulit..(*itu sih kata temenku,hahaha)

Tepat satu tahun lebih aku menginjakkan dikota ini, berkeliling ke kota-kota kecil disekitarnya untuk menunaikan dinas profesi…

Hari-hari menunggu yudisium…masih misterius diantara kami…ditengah-tengah lamunanku selama profesi yang kujalani ini, ada cerita sederhana tentang kota kecil dimana kota terakhir tempatku berdinas…namanya Kepanjen…

Kepanjen kota letaknya kurang lebih 30km dari kota Malang yang mana ditempuh dalam waktu kira-kira 1 jam, kalo gak macet bisalah 45 menit, itupun kalo kamu berangkat jam 4 pagi (*whaaaat!!!)…(*Biasa aja keleess) hehehe…begitulah ceritanya…hehehe

TAMAT!!

 

***WHAT??…

@3!4%2#%!!!

sudah…sudah…ga usah mengumpat2…masih ada kok lanjutannya,wkwkwk

Di Kepanjen ada 2 RS yang kami gunakan untuk menempuh dinas yang “aduhai”, satunya RS “Yes!Yes!Yes!” satunya RS “Apel Terus” (*Buahahahaha….Ngakak beneran )

RS “Yes!Yes!Yes!” tempatku berdinas dengan 8 orang teman lainnya yang mana aku dan teman-teman ditempatkan di departemen ICU, ruang yang nyaman, ber-AC terdiri dari 8 tempat tidur dan blaaaa blaaaa, dan 3 orang di OK (Operation Khamar)… sedangkan 8 orang temanku yang lainnya ditempatkan di RS “Apel Terus” di departemen OK (Operation Khamar) dan UGD/IGD.

Di Kepanjen kami menguasai 1 rumah yang tediri dari 7 kamar, tetapi 1 kamar dihuni oleh seorang mbak2 yang cantik (*hehehe..hai mbaakk ;)). Rumah ini super duper maha dasyattt….pemandangan depan rumah mengalir “kali” kecil yang menyerupai sungai,wkwkwk…1 kamar dihuni oleh 2 orang anak manusia, karena cuaca di Kepanjen sangat “maknyus” bikin selalu meleleh..alhasil pintu kamar tidak pernah tertutup (*kecuali ganti bajulah yaa…), di kosan kami juga dihuni oleh 3 anak adam teman kami…yang mana sudah “jinak” haahahaha…Begitulah bisa dibayangkan kalau hampir separuh dari kami semua dinas pagi, begitu panjang antrian kamar mandi,hahahah….

Disela-sela dinas di kepanjen kami mempunyai hobby baru (*bagi anak ceweknya aja) hihihi yaitu mengunjungi si “mas ganteng” itu julukan temenku…namanya RHEA (nama samaran), mas ganteng ini dan teman2nya yang “agak”ganteng lainnya menjual jus buah yang segar dan laziiisss…dan sangat didukung oleh cuaca di kepanjen yang sangat menghangatkan jiwa serta meningkatkan emosi,hahaha..

Ya….begitulah, hampir setiap hari “ngejusss” took,hehehe…

Pengen tau orangnya? ini dia….

mas ganteng

Hmm…selidik demi selidik…nama mas ini adalah “edwin” (hahahahaha….hebatkan gweh)… buat mas edwin sorry ya, grab foto tanpa izin…buat kenang2an…oke!!hihihi…

masih penasaran???

ini deh tak kasih lagi fotonya…

BjgT2faIAAAv_Plwah….keren yak…hehehehe… yg bikin ga tahan itu liat tattonya…tu badan udah kayak kertas gambar yak lama-lama, pengen ngelukis pisan…(*nama kuh dan kamyuh…..iyaaa…kamuuuu) hahahaha…

Doi ternyata pemain band!! Rock n Roll!!o..yeah!!

BkYV92gCcAEl8FO

Ini nih nama band nya….(*aku promosiin ya mas) hahaha… gpp lah, yg punya ga tau…anggap2lah aku salah satu fans juice nya,hihihi…Jgn lupa juga didengerin lagu-lagunya  or  videonya juga ada http://www.youtube.com/watch?v=-XGElSeDO3s cekidot on youtube (*coba!! kurang baik apa lg gweeeeeh) hihihihi….

Gpp deh, satu postingan ini buat mas ganteng ;) *ting ting…

Ini deh tak kasih foto 1 lagi….

BWyT7M9CAAEuVg6

gmn?? hahahahaha….. (*remuk dah patah jd duaaaa..hikshiks)

Ya sudahlah ya….berhubung dinas di kepanjen sudah berakhir…bukan berarti hubungan  halte juice dan temen2 juga berakhir…hehehe….

kalau ada sumur diladang…

boleh kita menumpang mandi…

kalo ada umur yang panjang…

Sekalipun halte juice di kepanjen…tak jabani…hahaha.

 

Wassalam… :)

Titik Kangen


Assalammualaikum dear…
Aku kangen rumah dear, pengen kusentuh tangan kedua orang tuaku, kupeluk erat mereka…begini rasanya jauh dari keluarga…*hikshiks

Jauh dilubuk hatiku, kegelisahan pikiranku menerawang kedepan jalan setapak yang kubuat untuk masa depan.. Semuanya masih ngeblur dear,blm jelas terlihat..semuanya masih samar antara satu dan lainnya.. Inilah dilema kehidupan yang aku rasakan…

Aku ingin lanjut kuliah lagi dear, tapi disatu sisi aku ingin bekerja, sudah cukup aku membebani orang tua…aku ingin kali ini membuahkan hasil dari kerja keras mereka mendidik aku… Masihkah cukup waktu untukku Ya Rabb???

Dan…
Tahun ini aku bertambah dewasa dear…aku “gemes” ingin mencapai semuanya, aku terlalu “serakah” ingin mendapatkannya…wlpn aku tau semuanya butuh proses….dan itu butuh waktu….tapi,tapi…aku rasa bisa kan dear sebelum aku mulai menua,semuanya ku raih??? :(

Entah kenapa aku tiba pesimis begini…
Arrrrrgh!!!!

Mama…banyak yang ingin kuceritakan…tapi ku takut menambah beban pikiranmu ma…
Aku takut mama jatuh sakit lagi….dan aku tak disisimu menemanimu berjuang dari sakitmu ma…

Aku tak sabar bertemu denganmu mama….papaku…keluargaku..

Ahh…jadi sedih…
Udah ahh…

Love u
Wassalam

Posted from WordPress for BlackBerry.

Harapan Semu


Assalammualaikum Dear,

Cerita sore ini dear sangaaaaat bikin melas,wkwkwkwk begini ceritanya…

Ada seorang putri tinggal di pinggir hutan, dia bekerja mengumpulkan kayu bakar serta bunga-bunga yang tumbuh dihutan dan dijual ke kota.. pada suatu pagi, sang putri berjalan menyusuri sungai dan melalui jembatan yang memisahkan tempat tinggalnya dengan kota.

Diikuti suara nyanyian burung-burung kecil dan kupu-kupu yang berterbangan menemani di sepanjang perjalanannya sang putri sangat menikmati perjalanannya pagi itu, entah angin segar apa sang putri sangat bersemangat sekali….sesekali kakinya memercikkan air sungai yang dilaluinya dan menciptakan nada-nada yang memecahkan keheningan hutan pagi itu.

Rasa lelah tak pelak menghampiri sepanjang perjalanannya…untung saja sang putri membawa banyak bekal seperti roti, mentega dan madu. Ketika menyusuri jembatan terakhir menuju ke perbatasan kota, putri terpleset dan kakinya tersangkut disalah satu celah jembatan itu, suara jeritan putri pun mengalahkan suara “auman” induk harimau tak seorang pun mendengar dan menolongnya…. dengan bersusah payah sang putri melepaskan kakinya yang terjepit, alhasil pergelangan kakinya memar dan bengkak…terseok-seok sang putri berjalan menyusuri perbatasan, kayu bakar pun menjadi tongkat. sungguh malang nasib putri ini…

Sesampainya di kota dengan kaki yang terkilir terseok-seok meniti jalan putri  menjual bunga dan kayu bakar ke pedagang langganannya, ditengah kesibukan tawar menawar  sang putri dialihkan oleh sesosok saudagar yang baru tiba dari negeri seberang, sang putri terperangah oleh ketampanan dan “kening” licin sang saudagar muda itu… (hufth!!!dasar putri)

Dari jauh sang putri mengamati setiap gerak gerik saudagar muda itu hingga hilang ditelan kerumunan orang di pasar…walaupun hanya sekilas melihatnya, sang putri merasa sudah “klop” sudah “klik” dengan pemuda tampan itu..Seluruh tenaganya terkuras hari itu, walaupun membawa hasil dari penjualan yang tidak begitu banyak sang putri tidak putus asa, dia merasa bahagia…ya sangat bahagia…titik keringatnya terbalaskan dengan kening licin sang saudagar (hahahahahaha *putri lebay)

Sesampainya dirumah, putri bercerita dengan teman sekamarnya..teman sekamar putri yang berkpribadian anggun mempesona itu dengan suka cita mendengar ceritanya…
Matanya berbinar-binar tiap kali. Menceritakan saudagar tampan itu. Suara gaduh putri bercerita hilang ditelan suara merdu dari teman kamarnya
“Grookk…groook…”Aduhaii indahnya suara ngorok itu (ahhahahaha…gw bingiit) ternyata teman kamarnya sudah terlelap, sang putri pun dengan setengah kesal ikut berbaring disebelah temannya dan bergumam “siapakah saudagar itu”…”Akankah aku”

**10 hari kemudian
Tidak terasa 10 hari tlah berlalu sang putri seperti biasa berjualan bunga ke pasar, kakinya sudah mulai berangsur pulih…sang saudagar yang pernah ia temui dulu sudah tak pernah ia bahas lagi…(Kasian,kasian,kasian)…

To be Continyu….^_^

Akankah putri bertemu dengan pangeran hatinya???
Seperti apa akhir dari cerita ini???
Tunggu kelanjutannya yaaa…

*wassalam

Semuanya Tak Lagi “Sama”


Assalammualaikum dear,
Lumayan lama kita ga saling cerita… Profesiku hampir berakhir dear, tepatnya 7 hari lagi…Diakhir minggu ini kenapa lebih berat rasanya jauh sebelum memulai kuliah ini…

Aku terlalu menyepelekan sesuatu dear, dan itu berakibat fatal…Aku ga bisa mengembalikan seperti semula, karena semua tak lagi sama…. Ini bukan permainan yg bisa di restart atau di “undo” kembali seperti awal baru yg sebelumnya tidak terjadi apa-apa….

Aku sudah menggores kepercayaan seseorang dear dan itu pasti tidak akan terlupa seumur hidup…Mereka orang baik…aku sungguh menyesal dear… Walaupun seribu kali aku minta maaf dan dibalaskan dengan wajah yg tersenyum tulus memaafkan…sama saja…kekecewaan itu takkan memudar..

Satu yg ku ambil hikmah dari kesalahanku ini, tetaplah mengutamakan etika dalam hal apa pun itu, karena dengan itu kamu akan tau sejauh mana kamu dihargai….

Maaf ya dear,, aku mengeluh lagi denganmu… Hiks hiks…

Aku lanjut dinas dulu dear…Wassalammualaikum.

Posted from WordPress for BlackBerry.