Harapan Semu


Assalammualaikum Dear,

Cerita sore ini dear sangaaaaat bikin melas,wkwkwkwk begini ceritanya…

Ada seorang putri tinggal di pinggir hutan, dia bekerja mengumpulkan kayu bakar serta bunga-bunga yang tumbuh dihutan dan dijual ke kota.. pada suatu pagi, sang putri berjalan menyusuri sungai dan melalui jembatan yang memisahkan tempat tinggalnya dengan kota.

Diikuti suara nyanyian burung-burung kecil dan kupu-kupu yang berterbangan menemani di sepanjang perjalanannya sang putri sangat menikmati perjalanannya pagi itu, entah angin segar apa sang putri sangat bersemangat sekali….sesekali kakinya memercikkan air sungai yang dilaluinya dan menciptakan nada-nada yang memecahkan keheningan hutan pagi itu.

Rasa lelah tak pelak menghampiri sepanjang perjalanannya…untung saja sang putri membawa banyak bekal seperti roti, mentega dan madu. Ketika menyusuri jembatan terakhir menuju ke perbatasan kota, putri terpleset dan kakinya tersangkut disalah satu celah jembatan itu, suara jeritan putri pun mengalahkan suara “auman” induk harimau tak seorang pun mendengar dan menolongnya…. dengan bersusah payah sang putri melepaskan kakinya yang terjepit, alhasil pergelangan kakinya memar dan bengkak…terseok-seok sang putri berjalan menyusuri perbatasan, kayu bakar pun menjadi tongkat. sungguh malang nasib putri ini…

Sesampainya di kota dengan kaki yang terkilir terseok-seok meniti jalan putri  menjual bunga dan kayu bakar ke pedagang langganannya, ditengah kesibukan tawar menawar  sang putri dialihkan oleh sesosok saudagar yang baru tiba dari negeri seberang, sang putri terperangah oleh ketampanan dan “kening” licin sang saudagar muda itu… (hufth!!!dasar putri)

Dari jauh sang putri mengamati setiap gerak gerik saudagar muda itu hingga hilang ditelan kerumunan orang di pasar…walaupun hanya sekilas melihatnya, sang putri merasa sudah “klop” sudah “klik” dengan pemuda tampan itu..Seluruh tenaganya terkuras hari itu, walaupun membawa hasil dari penjualan yang tidak begitu banyak sang putri tidak putus asa, dia merasa bahagia…ya sangat bahagia…titik keringatnya terbalaskan dengan kening licin sang saudagar (hahahahahaha *putri lebay)

Sesampainya dirumah, putri bercerita dengan teman sekamarnya..teman sekamar putri yang berkpribadian anggun mempesona itu dengan suka cita mendengar ceritanya…
Matanya berbinar-binar tiap kali. Menceritakan saudagar tampan itu. Suara gaduh putri bercerita hilang ditelan suara merdu dari teman kamarnya
“Grookk…groook…”Aduhaii indahnya suara ngorok itu (ahhahahaha…gw bingiit) ternyata teman kamarnya sudah terlelap, sang putri pun dengan setengah kesal ikut berbaring disebelah temannya dan bergumam “siapakah saudagar itu”…”Akankah aku”

**10 hari kemudian
Tidak terasa 10 hari tlah berlalu sang putri seperti biasa berjualan bunga ke pasar, kakinya sudah mulai berangsur pulih…sang saudagar yang pernah ia temui dulu sudah tak pernah ia bahas lagi…(Kasian,kasian,kasian)…

To be Continyu….^_^

Akankah putri bertemu dengan pangeran hatinya???
Seperti apa akhir dari cerita ini???
Tunggu kelanjutannya yaaa…

*wassalam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s